Pages - Menu

IN EDUCATION CHARACTER IS EVERYTHING, WHEN WEALTH IS LOST NOTHING IS LOST, WHEN HEALTH SOMETHING IS LOST, WHEN CHARACTER IS LOST EVERYTHING IS LOST

Kamis, 26 Mei 2016

Pengadaan Sumber Daya Manusia

Griffin  dalam Omebe (2014:26)  mendefinisikan manajemen sumber daya manusia sebagai as the set of organizational activities directed at attracting, developing and maintaining an effective workforce. Yaitu seperangkat kegiatan organisasi yang diarahkan pada merekrut, mengembangkan dan mempertahankan sumber daya manusia yang efektif. 
Manajemen Sumber Daya Manusia menyangkut pengadaan atau rekrutmen, staf, kesejahteraan, perawatan, pelatihan dan pelatihan ulang, penempatan, promosi, hubungan motivasi, kompensasi atau imbalan, transfer dan disiplin staf.

Rabu, 25 Mei 2016

Contoh Kata Pengantar Critical Book Report

KATA PENGANTAR
Seiring dengan terbitnya PP No.19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan yang merumuskan tentang standar minimum pendidikan nasional Indonesia membuat penyelenggara pendidikan mau tidak mau harus ber benah dan menyesuaikan dengan standar  yang dimuat dalam PP tersebut.
Selain memuat tentang 8 standar minimum nasional pendidikan, PP ini juga memuat tentang sistem penjaminan mutu pendidikan. Yang mewajibkan setiap lembaga pendidikan baik tingkat sekolah maupun sekolah tinggi harus memiliki sistem penjamin mutu yang kemudian dikenal dengan sistem penjaminan mutu internal (SPMI).

Selasa, 24 Mei 2016

Contoh Catatan Lapangan Alamiah

CATATAN LAPANGAN
HASIL OBSERVASI

Medan, 20 April 2016
Pukul 07.15-07.3 5
SD SWASTA NAMIRA
Jl. Setia Budi Pasar I No.76

Apel Pagi
(Kegiatan sebelum masuk kelas)

Sekitar pukul tujuh kurang lima menit WIB saya tiba di Sekolah Dasar (SD) Namira yaitu pada waktu belum dibunyikan bel dan pelajaran belum dimulai. Pada hari itu saya mengenakan baju batik warna coklat dan putih, celana keper warna coklat tua. Sebelum saya datang ke SD Namira ini, tiga hari sebelumnya saya menelepon kepala sekolahnya yaitu bapak Syafrizal, saya menyampaikan bahwa saya mempunyai tugas kuliah untuk mengadakan observasi. Saya menanyakan tentang aktivitas ssiswa selama di sekolah, kemudian pak Syafrizal menjawab : “ aktivitas sekolah dimulai dari pukul 07.15 sd. 13.30 WIB. Pada pukul 07.15 sd. 07.35 kami mengadakan apel pagi, setelah selesai apel pagi barulah dimulai aktivitas pembelajaran. Sedangkan jam istirahat pukul 10.15 sd. 10.30 dan 12.15. 12.30. silahkan datang ke sekolah, saya menerima kedatanganmu.”

CONTOH SINOPSIS CRITICAL BOOK REPORT

SINOPSIS
Pendidikan yang bermutu adalah harapan semua pihak, baik pemerintah, sekolah, pendidik, peserat didik dan masyarakat. Mutu pendidikan tidak akan datang secara tiba-tiba, melainkan mutu pendidikan harus diupayakan dengan tindakan-tindakan yang nyata, terencana dan terukur.
Pemerintah melalui UU No.19 Tahun 2005 telah menetapkan bahwa ada delapan standar pendidikan yang harus dipenuhi oleh setiap satuan pendidikan untuk mewujudkan mutu pendidikan nasional. Akan tetapi pada kenyataannya belum semua satuan pendidikan mampu memenuhi standar tersebut. Akhirnya mutu pendidikan secara nasional belum dirasa menggembirakan.

Pengertian implementasi kebijakan



Implementasi kebijakan (policy implementation) secara sederhana dapat diartikan sebagai proses pelaksanaan kebijakan yang dibuat oleh lembaga pemerintah maupun swasta  yang diarahkan untuk mencapai tujuan yang ditetapkan dalam keputusan kebijakan tersebut. Hal ini sejalan dengan pendapat  Van Meter dan Van Horn dalam Pujowati (2012:50) “policy implementation encompassed those actions by public and private individuals (and group) that are directed at the achievement of objectives set forth in prior policy decisions”. Berdasarkan pendapat tersebut dapat dipahami bahwa implementasi kebijakan adalah tindakan yang dilakukan oleh organisasi pemerintah maupun swasta baik secara individu maupun secara kelompok yang dimaksudkan untuk mencapai tujuan. (Akib :2010:1).